Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

BNPB: Banjir Masih Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah Indonesia

bnpb
Petugas BPBD Kabupaten Blora bersama tim gabungan membersihkan sisa material banjir di Desa Mulyorejo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada Sabtu (23/5/2026). (Foto: BNPB)

Kondisi genangan di wilayah tersebut juga dilaporkan mulai surut pada Sabtu (23/5/2026).

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Advertisement

Di sisi lain, beberapa daerah mulai memasuki musim kemarau sehingga berpotensi mengalami kekeringan dan peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah maupun kering, seperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, kekeringan, hingga kebakaran hutan dan lahan.

Masyarakat juga diminta terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah, BPBD, BMKG, dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta segera melakukan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan ancaman bencana.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menegaskan kesiapsiagaan dan respons cepat seluruh unsur menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko dan dampak bencana. (A08)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini