Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

BNPB Bagikan 2.257 Bibit Pohon di Banda Aceh, Dorong Mitigasi Bencana Berbasis Vegetasi

sekretaris utama bnpb dr. rustian mewakili kepala bnpb melakukan penanaman pohon dalam rangka hari kesiapsiagaan bencana (hkb) 2026, di sebuah bantara sungai di simpang mesra, kecamatan syah kuala, banda aceh, sabtu (25/4/2026). (foto: bnpb)
Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian mewakili Kepala BNPB melakukan penanaman pohon dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026, di sebuah bantara sungai di Simpang Mesra, Kecamatan Syah Kuala, Banda Aceh, Sabtu (25/4/2026). (Foto: BNPB)

BANDA ACEH, Sinata.id  – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026.

Tahun ini, rangkaian kegiatan dipusatkan di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, dengan mengusung tema “Siap untuk Selamat: Membangun Kesadaran, Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana.”

Advertisement

Sebagai pembuka rangkaian HKB 2026, BNPB menggelar aksi penanaman 2.257 bibit pohon di sejumlah titik di Banda Aceh.

Bibit yang ditanam terdiri dari berbagai jenis, di antaranya Tabebuya, Mangga, Cemara Laut, Ketapang, dan Jeumpa.

Pada Sabtu (25/4/2026), penanaman dilakukan di kawasan Simpang Mesra, Kecamatan Syiah Kuala.

Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., bersama jajaran pejabat tinggi BNPB, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, serta unsur Forkopimda Kota Banda Aceh.

Rustian mengatakan, keberadaan pepohonan memiliki peran penting dalam mengurangi dampak bencana, terutama banjir, longsor, hingga tsunami.

“Banyak terjadi bencana tsunami dan banjir. Salah satu cara untuk menghambat laju air dan material yang datang adalah dengan adanya pepohonan,” ujar Rustian.

Ia mencontohkan bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada November 2025 lalu.

Menurutnya, kawasan yang masih memiliki banyak pepohonan mengalami kerusakan lebih ringan dibanding wilayah terbuka tanpa vegetasi.

“Di mana pohon yang banyak ditanam, kerusakan tidak begitu parah dibandingkan pemukiman yang langsung terbuka, tidak ada pohonnya, sehingga menyebabkan kehilangan harta benda dan nyawa,” katanya.

Rustian berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam menanam sekaligus merawat pohon sebagai bagian dari mitigasi bencana jangka panjang.

“Kalau kita menanam hari ini 1.000 pohon, harus dipastikan hidup 1.000 pohon. Artinya merawat dan menjaga pohon menjadi hal penting,” lanjutnya.

Ia menambahkan, bantuan 2.257 bibit pohon yang diberikan BNPB diharapkan menjadi pemicu gerakan penghijauan berkelanjutan.

“Harapan kami penanaman pohon ini bisa terus berlanjut, setidaknya satu pohon per tahun per keluarga, agar upaya mitigasi jangka panjang terbangun dari lingkup keluarga dan komunitas,” ujarnya.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan pentingnya vegetasi dalam pengurangan risiko bencana.

Ia menyinggung pengalaman tsunami Aceh 2004, di mana keberadaan pohon dan kawasan mangrove membantu meredam tekanan gelombang di sejumlah titik.

“Kita ingat betul pohon-pohon ini bagian dari risiko pengurangan bencana, seperti adanya mangrove dan pohon-pohon yang tegak ketika gempa tsunami,” kata Illiza.

“Ini menjadi hal penting bahwa mitigasi dimulai dengan langkah nyata yang sederhana dan berdampak besar seperti menanam pohon,” sambungnya.

Kegiatan penanaman pohon ini merupakan hasil kolaborasi BNPB dengan Pemerintah Kota Banda Aceh, Bank Danamon, Human Initiative, DMC Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, United Tractor, dan Caritas Germany.

Rangkaian HKB 2026 dijadwalkan berakhir pada Minggu (26/4/2026) dengan simulasi evakuasi mandiri pukul 10.00 WIB yang melibatkan BPBD, pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai lembaga lainnya. (A08)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini