Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Bhabinkamtibmas Pakpak Bharat Dibekali Pertolongan Pertama untuk Hadapi Situasi Darurat Warga

bhabinkamtibmas pakpak bharat dibekali pertolongan pertama untuk hadapi situasi darurat warga
Personel Polres Pakpak Bharat yang mengikuti pelatihan. (polrespakpakbharat)

Salak, Sinata.id – Personel Bhabinkamtibmas jajaran Polres Pakpak Bharat mengikuti pelatihan penanganan awal kondisi darurat sebagai bagian dari peningkatan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Catur Prasetya Mapolres Pakpak Bharat, Kamis (23/4/2026).

Advertisement

Pelatihan ini dihadiri Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan yang diwakili oleh Kasat Binmas AKP Gembira Sembiring. Turut hadir Ps. KBO Binmas Aiptu M. Rasoki Siregar, serta seluruh personel Bhabinkamtibmas dan Binmas Polres Pakpak Bharat. Materi pelatihan disampaikan oleh tenaga medis RSUD Salak, yakni dr. Hanny, Sp.B dan dr. Pasu Theresia.

Melalui keterangan Kasi Humas Polres Pakpak Bharat AKP Amron Simanullang, pelatihan ini bertujuan membekali Bhabinkamtibmas dengan kemampuan dasar pertolongan pertama dalam menghadapi situasi darurat di wilayah binaan.

Baca Juga  Tradisi Mambosuri: Doa, Adat, dan Harapan bagi Kehidupan Baru dalam Kandungan

Materi yang diberikan mencakup penanganan korban pingsan, tenggelam, tersedak, patah tulang, luka bakar, gigitan hewan, sengatan listrik, luka terbuka, hingga kasus keracunan.

“Pelatihan ini penting agar personel di lapangan mampu melakukan tindakan awal secara tepat sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan,” paparnya.

Selain teori, kegiatan juga diisi dengan simulasi langsung penanganan korban. Para peserta mempraktikkan teknik pertolongan pertama melalui skenario kondisi darurat dengan menggunakan salah satu personel sebagai peraga.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Para peserta mengikuti pelatihan dengan serius sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan respons cepat terhadap kejadian darurat di tengah masyarakat.

Ke depan, Bhabinkamtibmas diharapkan dapat menerapkan keterampilan yang diperoleh saat bertugas, serta berkoordinasi dengan fasilitas layanan kesehatan terdekat seperti puskesmas dan RSUD Salak untuk memastikan penanganan lanjutan bagi warga yang membutuhkan. (SN8)

Baca Juga  Diduga 8 Bulan Tinggalkan Tugas, Pangulu Nagori Dusun Ulu Disebut Warga Pergi ke Jakarta

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini