Evaluasi dilakukan untuk memastikan data penerima sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
βNah ini kita akan refocusing sehingga apakah 63 juta yang sekarang ada ini benar tuh 63 juta ini butuh, atau sebetulnya bisa dikurangi, kemudian nanti kita tambah yang belum memperoleh,β tambahnya.
Selain penataan sasaran penerima manfaat, BGN akan memperketat pengawasan kualitas pelaksanaan MBG melalui evaluasi terhadap setiap dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut Nanik, fokus BGN pada tahun 2026 bukan lagi mengejar jumlah penerima, melainkan memastikan kualitas layanan dan pemenuhan standar operasional di setiap dapur MBG.
βKami juga sudah sampaikan ke Presiden di tahun 2026 ini kita bukan mengejar kuantitas, tapi pada kualitas. Sehingga kami akan mengecek, apakah dapur-dapur yang sekarang ada ini sesuai dengan juknis atau tidak. Nanti akan kita grading, misalnya apakah dapur ini bisa 3.000, 2.000, atau 1.000 saja. Itu nanti akan kita kelompok-kelompokkan,β pungkasnya. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini