Jakarta, Sinata.id – Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, mengungkapkan pihaknya akan melakukan refocusing terhadap penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kebijakan tersebut dilakukan agar bantuan gizi lebih tepat sasaran kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan.
Pernyataan itu disampaikan Nanik usai bertemu Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, sekolah-sekolah yang berasal dari kalangan ekonomi mampu berpotensi tidak lagi menjadi penerima program MBG.
“Refocusing ini maksudnya adalah, apakah perlu? Rasanya tidak perlu ya kalau misalnya sekolah-sekolah kaya, kan ini pasti di rumah gizinya juga lebih bagus,” kata Nanik kepada wartawan.
Ia menjelaskan, ke depan BGN akan memprioritaskan intervensi gizi bagi anak-anak dan kelompok penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan dukungan negara.
“Jadi kita lebih arahkan nanti benar-benar pada anak-anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi,” ujarnya.
BGN juga akan mengevaluasi jumlah penerima manfaat yang saat ini mencapai sekitar 63 juta orang.










Jadilah yang pertama berkomentar di sini