Info Market CPO
๐Ÿ—“ Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K โ€ข 2.6K โ€ข 0.5K โ€ข 0.5K โ€ข 0.2K โ€ขDMI โ€ข FOB PALOPO โ€ข DMI โ€ข DMI โ€ข LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K ยท DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K ยท FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K ยท DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K ยท DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K ยท LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 โ€“ WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
๐Ÿ‘ฅSumber: Internal Market CPO
Model
Ekonomi & Bisnis

IHSG Naik Tipis ke 7.634, Asing Jual Rp1,6 Triliun tapi Borong Saham Big Caps

ihsg naik tipis ke 7.634, asing jual rp1,6 triliun tapi borong saham big caps
IHS

Jakarta, Sinata.id โ€“ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan dengan penguatan terbatas. Pada Jumat (17/4/2026), IHSG ditutup naik 0,17% ke level 7.634,004.

Secara mingguan, IHSG mencatat kenaikan cukup solid sebesar 2,35%. Dalam lima hari perdagangan, indeks lebih banyak berada di zona hijau dengan tiga kali penguatan dan dua kali pelemahan.

Advertisement

Asing Masih Net Sell Besar

Meski indeks menguat, investor asing tercatat masih melakukan aksi jual bersih (net sell) dalam jumlah signifikan.

Sepanjang pekan lalu, total net sell asing mencapai sekitar Rp1,6 triliun. Rinciannya:

  • Rp1,42 triliun di pasar reguler
  • Rp167,37 miliar di pasar negosiasi dan tunai

Tekanan jual ini menunjukkan investor global masih cenderung berhati-hati di tengah dinamika pasar global.

Baca Juga  Mengenal Hisense: Raksasa Elektronik China yang Kini Bidik Indonesia

Daftar Saham yang Diborong Asing

Di balik aksi jual bersih, terdapat sejumlah saham yang justru banyak dikoleksi investor asing. Mengutip data Indo Premier, berikut saham dengan net foreign buy terbesar:

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) โ€“ Rp1,11 triliun
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) โ€“ Rp973 miliar
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) โ€“ Rp554,7 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) โ€“ Rp496,2 miliar
  • PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) โ€“ Rp249,1 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) โ€“ Rp238,7 miliar
  • PT Petrosea Tbk (PTRO) โ€“ Rp174,9 miliar
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) โ€“ Rp125,5 miliar
  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) โ€“ Rp117,3 miliar
  • PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) โ€“ Rp117,2 miliar
Baca Juga  Harga Emas Dunia Anjlok 11% Imbas Konflik Iran dan Kenaikan Suku Bunga Global

Saham sektor perbankan dan komoditas terlihat masih menjadi favorit investor asing.

Sentimen Pasar Pekan Ini

Pergerakan IHSG ke depan diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen global, termasuk kenaikan harga minyak akibat memanasnya situasi di Selat Hormuz, serta arah kebijakan suku bunga global.

Selain itu, arus dana asing dan rilis data ekonomi juga akan menjadi faktor utama yang menentukan arah indeks dalam jangka pendek.(A07)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini