MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Bangkit Pascabencana, Petani Aek Sirara Panen Jagung Bersama Bupati Ta...
WA FB
Regional

Bangkit Pascabencana, Petani Aek Sirara Panen Jagung Bersama Bupati Tapsel

J Editor : Jansen Siahaan | 04 Jun 2026 | 20:01 WIB
Bangkit Pascabencana, Petani Aek Sirara Panen Jagung Bersama Bupati Tapsel
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, saat menyerahkan bantuan pertanian kepada kelompok tani di Aek Sirara. (diskominfotapsel)

Tapanuli Selatan, Sinata.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, menghadiri panen perdana jagung pascabencana, sekaligus menyerahkan berbagai bantuan pertanian kepada kelompok tani di kawasan Aek Sirara, Desa Sumuran, Kecamatan Batangtoru, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lahan Kelompok Tani (Poktan) Maju Bersama tersebut menjadi simbol kebangkitan sektor pertanian pascabencana serta wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat melalui peningkatan produktivitas pertanian.

Dalam sambutannya, Gus Irawan mengapresiasi semangat para petani yang mampu bangkit dan kembali mengelola lahan pertanian setelah terdampak bencana. Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat yang harus terus diperkuat.

“Jangan ada lagi lahan yang tidur atau tidak produktif. Setiap jengkal lahan harus dimanfaatkan untuk menghasilkan nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Ia menilai komoditas jagung memiliki prospek yang menjanjikan karena masa tanamnya relatif singkat, sekitar empat bulan. Kondisi tersebut memungkinkan petani memperoleh pendapatan lebih cepat dibandingkan beberapa komoditas perkebunan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menghasilkan.

Dalam kesempatan itu, Gus Irawan juga mengajak masyarakat memanfaatkan program pembiayaan pertanian berbunga nol persen yang disiapkan Pemkab Tapsel bekerja sama dengan Bank Sumut.

Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat memperkuat permodalan petani serta mendorong peningkatan luas tanam dan hasil produksi.

“Program ini harus berhasil. Modal usaha sudah kita siapkan dengan bunga nol persen. Manfaatkan untuk kegiatan produktif agar hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian, pemerintah menyerahkan sejumlah bantuan berupa satu unit mesin perontok jagung (corn sheller), benih padi varietas Inpari 32 sebanyak 2,8 ton untuk 16 poktan, benih jagung sebanyak 150 kilogram untuk satu kelompok tani, serta alat uji tanah PUTK dan PUTS bagi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Napa Batangtoru.

Selain itu, pemerintah juga mendukung pengembangan demplot cabai seluas satu hektare di Desa Huta Godang sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat dan penguatan sektor hortikultura.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.