MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Bacaan Takbiran Idul Fitri Lengkap Arab, Latin, dan Artinya serta Wakt...
WA FB
Nasional

Bacaan Takbiran Idul Fitri Lengkap Arab, Latin, dan Artinya serta Waktu Pelaksanaannya

J Editor : Jansen Siahaan | 20 Mar 2026 | 19:47 WIB
Bacaan Takbiran Idul Fitri Lengkap Arab, Latin, dan Artinya serta Waktu Pelaksanaannya
Ilustrasi takbiran. (nomorsatukaltimdisway)

Jakarta, Sinata.id – Gema takbir akan segera berkumandang menandai berakhirnya bulan Ramadhan dan datangnya 1 Syawal. Lantunan “Allahu Akbar” terdengar di masjid, musala, hingga rumah-rumah umat Islam sebagai bentuk syiar sekaligus ungkapan syukur atas selesainya ibadah puasa.

Tradisi takbiran bukan sekadar perayaan, melainkan bagian dari dzikir yang dianjurkan dalam Islam. Hal ini merujuk pada firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 185 yang menegaskan pentingnya mengagungkan Allah setelah menyempurnakan ibadah Ramadhan.

Sejumlah ulama, seperti Imam Ibn Rajab al-Hanbali, menjelaskan bahwa takbir merupakan manifestasi rasa syukur atas nikmat berpuasa. Senada dengan itu, Syekh Jamaluddin al-Qasimi menyebut takbir sebagai sarana untuk menghadirkan kesadaran akan kebesaran Allah sehingga mendorong seorang Muslim untuk terus memuji dan bersyukur.

Bacaan Takbiran Idul Fitri

1. Takbiran Pendek

Arab:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Latin:

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illā Allāh, wallāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil-ḥamd.

Artinya:

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah.”

2. Takbiran Panjang

Arab:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Latin:

Allāhu akbar kabīrā, wal-ḥamdu lillāhi katsīrā, wa subḥānallāhi bukratan wa aṣīlā, lā ilāha illā Allāh wa lā na‘budu illā iyyāh, mukhliṣīna lahud-dīn walau karihal-kāfirūn, lā ilāha illā Allāhu waḥdah, ṣadaqa wa‘dah, wa naṣara ‘abdah, wa hazamal-aḥzāba waḥdah, lā ilāha illā Allāh wallāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil-ḥamd.

Artinya:

“Allah Maha Besar dengan segala kebesaran. Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan sore. Tiada Tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, meskipun orang kafir tidak menyukai. Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, yang menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan golongan musuh sendirian. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.”

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.