MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Asteroid Apophis Akan Melintas Dekat Bumi pada 2029, NASA Pastikan Ama...
WA FB
Berita

Asteroid Apophis Akan Melintas Dekat Bumi pada 2029, NASA Pastikan Aman tapi Jadi Momen Langka

N Editor : Nida | 17 Apr 2026 | 19:28 WIB
Asteroid Apophis Akan Melintas Dekat Bumi pada 2029, NASA Pastikan Aman tapi Jadi Momen Langka
Apophis akan melintas kurang dari 32.000 km dari permukaan Bumi. (istimewa)

Jakarta, Sinata.id - Sebuah asteroid raksasa bernama Apophis diprediksi akan melintas sangat dekat dengan Bumi dalam beberapa tahun ke depan. Peristiwa langka ini dijadwalkan terjadi pada 13 April 2029 dan menjadi perhatian besar para ilmuwan dunia.

Menurut NASA, asteroid ini akan melintas pada jarak sekitar 20.000 mil dari permukaan Bumi. Jarak tersebut bahkan lebih dekat dibandingkan beberapa satelit yang mengorbit planet ini, menjadikannya salah satu perlintasan asteroid terdekat yang pernah tercatat.

Meski dikategorikan sebagai asteroid yang berpotensi berbahaya, NASA menegaskan bahwa Apophis tidak akan menabrak Bumi. Setelah bertahun-tahun pemantauan, para ilmuwan memastikan tidak ada risiko tumbukan setidaknya dalam 100 tahun ke depan.

Perlintasan ini justru dianggap sebagai kesempatan emas bagi dunia sains. Para peneliti akan dapat mengamati asteroid berukuran besar dari jarak dekat dengan teknologi modern, sesuatu yang sangat jarang terjadi. Bahkan, fenomena seperti ini diperkirakan hanya terjadi sekali dalam beberapa ribu tahun.

Apophis sendiri memiliki ukuran yang cukup besar, dengan diameter sekitar 1.115 kaki atau setara tiga lapangan sepak bola. Bentuknya diperkirakan tidak beraturan, bahkan disebut-sebut menyerupai kacang.

Menariknya, saat melintas dekat Bumi, gaya gravitasi planet ini diperkirakan akan memengaruhi struktur asteroid. Para ilmuwan menyebut kemungkinan terjadinya perubahan permukaan seperti pergeseran material atau longsoran kecil di asteroid tersebut.

Fenomena ini akan memberikan data penting untuk memahami komposisi asteroid, yang diyakini merupakan sisa material awal pembentukan tata surya yang tidak pernah menjadi planet.

Asteroid Apophis pertama kali ditemukan pada tahun 2004 oleh astronom di Observatorium Nasional Kitt Peak. Sejak saat itu, objek ini terus dipantau karena lintasannya yang mendekati Bumi.

Bagi masyarakat, khususnya di wilayah belahan Bumi timur, asteroid ini berpotensi bisa terlihat dengan mata telanjang jika kondisi cuaca mendukung. Hal ini tentu menjadi pengalaman langka yang tidak terjadi setiap generasi.

Dengan segala keunikannya, perlintasan Apophis pada 2029 bukan hanya aman, tetapi juga menjadi salah satu peristiwa astronomi paling dinantikan dalam dekade ini.(A07)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.