Pematangsiantar, Sinata.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprovsu, Muhammad Suib Nasution menghadiri Dies Natalis ke 48 STT HKBP Pematangsiantar, Minggu (12/4/2026).
"Terimakasih kepada yang Maha Kuasa atas Kasih dan penyertaaNya, kita dapat bersma sama hadir pada Dies Natalis ke 48 STT HKBP," ucapnya saat memberikan sambutan.
Lanjutnya, usia 48 tahun bukan merupakan usia yang muda, melainkan perjalanan panjang dalam membangun manusia yang berilmu dan berkarakter, lahir dari kebutuhan besar, bukan hanya cerdas sebagai intelektual, tapi kokoh dalam iman.
STT telah menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan pelayan masyarakat dan tokoh masyarakat yang memberi dampak nyata bagi kehidupan sosial
Dies Natalis bukan hanya sebagaiΒ perayaan tapi melihat kembali perjalanan yang telah dilalui sekaligus mengukuhkan langkah ke depan.
"Kita menyadari bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur semata, tapi pembangunan manusia yang memiliki karakter dan nilai integritas. Disinilah STT HKBP mengambil peran strategisnya," tuturnya.
Lebih lanjut, ia megungkapkan bahwa Sumut adalah rumah bagi keberagaman, kita hidup dalam perbedaan suku, agama dan budaya namun justru disitulah justru kekuatan kita.
"Kita dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi kebersamaan. Mari kita menjadi pelopor merawat kerukunan dan kehidupan yang harmonis ditengah masyarakat," katanya.
Acara digelar di area Kampus, Jalan Sangnauluh, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur, turut dihadiri berbagai kalangan, antara lain, Bishop GKPI, Sekretaris Jenderal GKPS, Perwakilan Wali Kota Pematangsiantar, Perwakilan Bank Mandiri, BTN serta GAMKI Sumatera Utara dan Pematangsiantar.
Perayaan tersebut mengusung tema "Berakal budi dan berpengharapan sepenuhnya kepada Allah" (1 Petrus 1:13), dengan sub tema "Revitalisasi Tridharma Perguruan tinggi menyongsong Jubelium 50 tahun STT HKBP". (SN14)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.