Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Nasional

Anggota Komisi III DPR Soroti Dukungan Anggaran Penegakan Hukum

anggota komisi iii dpr soroti dukungan anggaran penegakan hukum
Ecky Mucharam

Gorontalo, Sinata.id – Anggota Komisi III DPR RI, Ecky Awal Mucharam, menilai dukungan anggaran menjadi salah satu tantangan utama dalam penerapan Undang-Undang KUHP dan KUHAP yang baru.

Menurutnya, implementasi aturan baru tersebut membutuhkan penguatan sarana dan prasarana serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparat penegak hukum.

Advertisement

Hal itu disampaikan Ecky usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Gorontalo, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, perubahan paradigma dalam KUHP dan KUHAP yang mengedepankan transparansi, pendekatan humanis, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia memerlukan dukungan fasilitas yang memadai.

Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian, di antaranya penyediaan CCTV, penguatan laboratorium forensik, hingga pengembangan sistem pemeriksaan dan administrasi perkara berbasis digital.

Baca Juga  Habiburokhman Sesalkan Sikap Jaksa Jadikan Guru Honorer SD Probolinggo Tersangka

“Ada beberapa fasilitas yang diperlukan seperti CCTV dan laboratorium forensik yang membutuhkan dukungan pendanaan dari pusat. Mudah-mudahan dalam APBN 2027 dapat diselesaikan,” ujar Ecky.

Politisi Fraksi PKS itu menilai fasilitas tersebut penting guna mendukung proses penegakan hukum yang lebih terbuka dan akuntabel, termasuk dalam proses berita acara pemeriksaan dan pelayanan perkara berbasis digital.

Selain sarana dan prasarana, Ecky juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparat penegak hukum melalui sertifikasi penyidik dan penguatan kompetensi personel.

Menurutnya, transformasi sistem hukum tidak hanya membutuhkan kesiapan regulasi dan teknis, tetapi juga dukungan anggaran yang memadai agar penerapannya dapat berjalan optimal hingga ke daerah.

Baca Juga  Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Ia berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan alokasi anggaran bagi institusi penegak hukum, termasuk untuk mendukung kebutuhan di jajaran Polda dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo. (A18)

Sumber: Parlementaria

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini