Namun, saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar, Alwi Andrian Lumbangaol, juga mengaku tidak mengetahui secara rinci proyek tersebut karena baru menjabat pada November 2025.
βSaya tidak tahu terkait itu karena baru menjabat di sini pada November 2025. Silakan tanyakan kepada pejabat sebelumnya,β ujar Alwi, Senin (8/6/2026).
Ketika disampaikan bahwa pejabat sebelumnya justru mengarahkan pertanyaan kepadanya, Alwi memberikan tanggapan singkat.
βBuang badan berarti dia itu,β katanya.
Publik Menunggu Penjelasan Resmi
Pernyataan kedua pejabat tersebut semakin memperkuat kesan adanya saling lempar tanggung jawab terkait proyek rehabilitasi rumah dinas wali kota yang menggunakan anggaran cukup besar.
Di tengah minimnya informasi resmi, masyarakat kini menunggu keterbukaan pemerintah mengenai rincian lima item pekerjaan yang dianggarkan, realisasi pelaksanaannya, serta penggunaan dana yang telah dialokasikan.
Apabila benar terdapat pekerjaan yang tidak terlaksana namun tetap masuk dalam penganggaran, maka persoalan tersebut dinilai layak mendapat perhatian aparat pengawasan internal maupun lembaga penegak hukum guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari instansi terkait mengenai rincian lima item pekerjaan rehabilitasi rumah dinas wali kota maupun alasan sebagian pekerjaan disebut tidak terealisasi.Β (SN10)
Β










Jadilah yang pertama berkomentar di sini