Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Hukum & Peristiwa

Anaknya Tewas Dikeroyok di Taman Bunga, Sang Ibu Datang Temui Kapolres Pematangsiantar

anaknya tewas dikeroyok di taman bunga, sang ibu datang temui kapolres pematangsiantar
Ilustrasi pengeroyokan. (mediajustitia)

Pematangsiantar, Sinata.id – Pengungkapan kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pemuda bernama Jaka Jannes Malau (24) menjadi salah satu perhatian dalam konferensi pers yang digelar Polres Pematangsiantar, Selasa (9/6/2026).

Namun, perhatian publik tidak hanya tertuju pada pemaparan pihak kepolisian. Kehadiran ibu korban yang datang langsung ke Mapolres Pematangsiantar untuk meminta kejelasan perkembangan kasus turut menyita perhatian para peserta konferensi pers dan awak media.

Advertisement

Konferensi pers tersebut dipimpin Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, didampingi jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba).

Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan bahwa peristiwa pengeroyokan terjadi pada Kamis malam, 28 Mei 2026, sekitar pukul 21.20 WIB di kawasan Taman Bunga, Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, tepatnya di depan Kantor Wali Kota Pematangsiantar.

Baca Juga  Ajudan Kapolres Pematangsiantar Diduga Terlibat Kecelakaan di Jalan Sutomo, Dua Korban Terluka

Dua Tersangka Ditahan

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sedikitnya enam orang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan yang berujung pada meninggalnya korban.

Dari jumlah tersebut, polisi telah mengamankan dua tersangka berinisial RP (24) dan FS (34). Keduanya saat ini menjalani proses hukum dan ditahan di Polres Pematangsiantar.

Sementara itu, satu terduga pelaku lainnya masih menjalani perawatan medis sehingga belum dapat dimintai keterangan secara maksimal oleh penyidik.

“Motif sementara diduga berkaitan dengan persoalan pembuatan tato. Korban diketahui berprofesi sebagai pembuat tato dan salah satu pelaku berencana membuat tato. Diduga terjadi perselisihan terkait harga,” ujar AKBP Sah Udur.

Selain mengamankan para tersangka, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk rekaman video yang diduga berkaitan dengan peristiwa pengeroyokan tersebut.

Baca Juga  Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Ibu Korban Minta Kepastian Hukum

Suasana konferensi pers berubah haru ketika Boru Siallagan, ibu korban, hadir langsung di Mapolres Pematangsiantar.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini