MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Akmil, Sekolah Para Jenderal Kini Genap 68 Tahun, Begini Jejak Sejarah...
WA FB
Nasional

Akmil, Sekolah Para Jenderal Kini Genap 68 Tahun, Begini Jejak Sejarahnya...

R Editor : Redaksi Sinata | 11 Nov 2025 | 20:26 WIB
Akmil, Sekolah Para Jenderal Kini Genap 68 Tahun, Begini Jejak Sejarahnya...
Akademi Militer (Akmil) genap berusia 68 tahun pada 11 November 2025. Lembaga pendidikan militer di Magelang ini dikenal sebagai kawah candradimuka yang melahirkan para jenderal TNI dan pemimpin bangsa, termasuk Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo Subianto. Sejarah Akmil berawal dari Militaire Academie Yogyakarta tahun 1945 hingga menjadi pusat pembentukan perwira terbaik TNI Angkatan Darat. (Ist)

Dan pada 16 Desember 1965, akademi-akademi dari berbagai matra, darat, laut, udara, dan kepolisian, disatukan menjadi Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI).

Dari AKABRI ke Akademi Militer Modern

Dalam perjalanannya, AKABRI Magelang sempat berubah menjadi AKABRI Udarat pada 1967, lalu menjadi AKABRI Bagian Darat pada 1979.

Nama Akademi Militer (Akmil) baru resmi digunakan pada 14 Juni 1984, menandai era baru pembinaan calon perwira TNI AD.

Setelah reformasi 1999, Polri resmi berpisah dari TNI, dan AKABRI pun bertransformasi menjadi Akademi TNI yang terdiri dari tiga akademi utama, Akmil, AAL, dan AAU.

Sejak itu, Akmil tetap berperan sentral dalam mencetak calon pemimpin masa depan, dengan sistem pendidikan yang terus disesuaikan terhadap dinamika global dan kebutuhan pertahanan modern.

Melalui Peraturan Panglima TNI Nomor 28 Tahun 2008, pendidikan dasar keprajuritan Chandradimuka ditempatkan langsung di bawah Mako Akademi TNI.

Taruna Akmil kemudian melanjutkan pendidikan tingkat II hingga IV di Magelang, mematangkan disiplin, mental, dan kepemimpinan di lingkungan yang menuntut kesempurnaan.

Lebih dari enam dekade perjalanan Akmil telah menjadikannya simbol keunggulan militer dan karakter kepemimpinan Indonesia.

Dari kompleks megah di Magelang ini, semangat patriotisme dan nilai kejuangan ditempa, menyiapkan generasi baru perwira untuk menjaga kedaulatan bangsa di tengah tantangan zaman.

Hari ini, di usia ke-68, Akademi Militer bukan sekadar lembaga pendidikan militer, tetapi juga penjaga tradisi kebangsaan, tempat di mana nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat pengabdian kepada tanah air tetap menyala tanpa padam. [a46]


penulis: zainal efendi sumber: -

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.