Banda Aceh, Sinata.id β Akademisi Universitas Syiah Kuala (USK) yang juga Analis Kebijakan Publik, Nasrul Zaman, menyatakan dukungannya terhadap sikap Pemerintah Aceh yang menolak draf Plan of Development (PoD) I Blok South Andaman yang diajukan dengan skema Floating Production Storage and Offloading (FPSO) atau fasilitas produksi lepas pantai.
Pernyataan tersebut disampaikan Nasrul Zaman kepada wartawan di Banda Aceh, Jumat (5/6/2026). Menurutnya, skema pengelolaan gas secara lepas pantai berpotensi mengurangi peluang pengembangan industri pendukung dan hilirisasi di Aceh.
Nasrul menilai pengolahan gas di daratan melalui pembangunan Onshore Receiving Facility (ORF) akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah, dibandingkan jika produksi dilakukan sepenuhnya di tengah laut.
Ia juga menyinggung adanya kesepahaman yang pernah dibahas pada 2025 terkait rencana pembangunan fasilitas penerimaan gas di darat di kawasan Lhokseumawe.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut dapat membuka peluang investasi, lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.
Dalam keterangannya, Nasrul mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek pemerataan manfaat ekonomi dari pengelolaan sumber daya alam, khususnya bagi daerah penghasil.
βPengelolaan sumber daya alam harus mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat daerah, baik melalui hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, maupun penguatan ekonomi lokal,β ujarnya.
Nasrul juga meminta pemerintah pusat, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mempertimbangkan aspirasi Pemerintah Aceh dan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan terkait pengembangan Blok South Andaman.
Menurutnya, aspek keadilan ekonomi dan keberlanjutan pembangunan daerah perlu menjadi pertimbangan penting dalam menentukan skema pengelolaan proyek energi strategis tersebut.
Ia berharap pengembangan Blok South Andaman dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Aceh, khususnya bagi masyarakat di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya. (SN24)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini