Jakarta, Sinata.id – Mihoko Nakamura (81), istri Prof. Bungaran Saragih dimakamkan di Sandiego Hill Memorial Park, Karawang, Jawa Barat pada Selasa (21/4/2026) persis pada peringatan Hari Kartini.
Proses pemakaman merupakan puncak dari rangkaian persemayaman yang diwarnai acara adat Simalungun di kediaman Bungaran di Cibinong, Bogor sejak Minggu (19/4/2026).
Mihoko Nakamura meninggal dunia saat dalam perawatan di RS Efarina Etaham, pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 14.45 WIB.
Jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka di Cibinong, Bogor.
Mihoko dikenal sebagai pendamping setia Bungaran Saragih, yang pernah menjabat Menteri Pertanian RI periode 2000–2004.
Selama ini ia kerap mendampingi suaminya dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan.
Sebelum dimakamkan, keluarga Saragih menggelar acara adat Simalungun yang digelar sejak Minggu (19/4/2026) hingga Senin (20/4/2026).
Pada Minggu malam digelar acara adat sayur matua untuk Mihoko Nakamura.
Rangkaian prosesi meliputi memasukkan jenazah ke dalam peti, memakai porsa dari tondong, tonggo raja, membuat tuah ni gondrang, serta manortor.
“Prosesi ini menjadi bagian penting dalam rangkaian adat Simalungun sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang Ny. Mihoko Nakamura,” kata JR Saragih, kerabat Bungaran.
Mihoko meninggalkan Bungaran, dengan seorang putri bernama Erina Nakamura Saragih, yang menikah dengan Arief Laksana Damanik.
Dari pernikahan tersebut, Bungaran dan Mihoko dikaruniai seorang cucu laki-laki bernama Owen Nasara Laksana Damanik. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini