Info Market CPO
πŸ—“ Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
NewsPematangsiantar

PIKI Gelar Diskusi Publik, Sorot Berbagai Masalah di Kota Siantar

piki gelar diskusi publik, sorot berbagai masalah di kota siantar
Reinward Simanjuntak pada Diskusi Publik PIKI

Pematangsiantar, Sinata.id – Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) gelar diskusi publik di Gedung Serba Guna Pemko Pematangsiantar, Sabtu 24 Mei 2025. Berbagai masalah Kota Pematangsiantar disorot.

Diskusi publik dengan tema β€œKota Pematangsiantar Dahulu, Sekarang dan Masa yang Akan Datang”, menghadirkan Prof Dr Hisarma Saragih, Dr Robert Siregar dan Reinward Simanjuntak sebagai nara sumber.

Advertisement

Beberapa masalah yang menjadi sorotan, diantaranya, dampak pembangunan jalan tol yang keberadaannya melintasi Kota Pematangsiantar.

Kemudian, manfaat Terminal Tanjung Pinggir yang belum maksimal, serta hambatan aktivitas pegiat ekonomi mikro, khususnya pedagang kecil, juga tak luput dari ulasan pada Diskusi Publik PIKI.

Lebih jauh lagi, diskusi publik juga mengulas budaya dan sejarah. Menurut Hisarma Saragih MHum, dengan adanya jalan tol, akan mempengaruhi minat berkunjung ke Kota Pematangsiantar.

Baca Juga  Berawal Mabar Game, Pelajar SMK di OKU Selatan Tewas Ditikam Teman Sendiri

Untuk itu, sebagai solusi, Profesor dari Universitas Simalungun (USI) ini mengingatkan Pemko Pematangsiantar, agar memiliki kemampuan untuk mengeksplor tempat yang berpotensi sebagai cagar budaya, guna menarik minat wisatawan. Seperti, Siantar Hotel, Gedung Juang dan lainnya,

β€œAgar nantinya diberdayakan untuk menarik minat orang yang datang ke Siantar. Dan menjadikan Siantar sebagai objek wisata sejarah, seperti kota-kota di pulau Jawa,” ujar Prof Dr Hisarma Saragih MHum.

Semakin jauh, diskusi juga menyinggung persoalan tata ruang, pemeliharaan kota, dan soal perbaikan Pasar Horas yang dinilai sebagai jantung ekonomi kota. Hal itu diulas peserta bersama Dr Robert Siregar dan Reinward Simanjuntak.

Lebih lanjut, Ketua PIKI Kota Pematangsiantar Basrin Nababan menyoroti keberadaan TPA (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) Tanjung Pinggir yang sudah over kapasitas.

Baca Juga  Penjaga Rumah Zaskia Mecca Babak Belur Dihajar Pria Ngaku 'Anggota'

β€œDari diskusi ini, diharapkan Pemerintah Kota (Pematangsiantar) lebih jeli dalam melihat masalah yang hingga saat ini belum terselesaikan,” ujar Basrin.

Untuk itu pula, Ketua DPC PIKI Kota Pematangsiantar ini berharap, diskusi publik yang digelar PIKI mampu melahirkan rancangan strategis dan solusi untuk Kota Pematangsiantar di masa yang akan datang. (Michael)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini