Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Hukum & Peristiwa

Mayat Pria di Pekuburan Simpang Dosin Teridentifikasi, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

mayat pria di pekuburan simpang dosin teridentifikasi, polisi selidiki penyebab kematian
Lokasi penemuan jenazah korban. (istimewa)

Simalungun, Sinata.id — Identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di area pekuburan Kristen Simpang Dosin, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, mulai terungkap.

Korban diketahui berinisial G dan merupakan warga Huta II, Nagori Marihat.

Advertisement

Penemuan jasad tersebut sempat menghebohkan warga pada Selasa (24/3/2026) sore. Sejumlah warga yang melintas di sekitar lokasi pekuburan melihat korban tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa, lalu segera melaporkan kejadian itu kepada aparat setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui berasal dari Huta II, Nagori Marihat. Namun hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kapolsek Perdagangan, Iptu Patar Banjarnahor, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.

Baca Juga  Maling Kabel Tower di Siantar Diciduk Setelah 5 Bulan Buron

“Kami masih melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban,” ujarnya singkat, Rabu (25/3/2026).

Saat ini, jenazah korban telah dibawa untuk keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta warga di sekitar lokasi penemuan. (SN10)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini