Jakarta, Sinata.id — Kementerian Keuangan bersiap melakukan langkah besar di tubuh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ribuan pegawai pajak akan mengalami rotasi jabatan setelah perayaan Idulfitri.
Jumlahnya tidak kecil. Sekitar 2.043 pegawai direncanakan masuk dalam gelombang perombakan besar tersebut. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah melakukan pembenahan menyeluruh di institusi pengumpul penerimaan negara itu.
Purbaya menegaskan rotasi dilakukan untuk memperkuat integritas aparat pajak sekaligus menutup celah praktik yang dapat merugikan negara. Ia ingin memastikan aparatur pajak bekerja secara profesional dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
“Kita ingin melakukan perbaikan yang sungguh-sungguh,” ujar Purbaya saat menjelaskan rencana perombakan tersebut, dikutip Rabu (11/3/2026).
Respons atas Sorotan Kasus Pegawai Pajak
Rencana rotasi besar ini tidak lepas dari sejumlah kasus yang menyeret oknum aparat pajak dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat melakukan operasi tangkap tangan yang melibatkan pejabat di lingkungan kantor pajak daerah.
Peristiwa itu memicu sorotan publik terhadap integritas aparat perpajakan. Pemerintah pun menilai langkah restrukturisasi organisasi menjadi salah satu cara untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut.
Menurut Purbaya, rotasi menjadi mekanisme yang realistis untuk menata ulang sumber daya manusia di lingkungan pajak. Selain menempatkan pegawai yang dinilai berintegritas di posisi strategis, rotasi juga dilakukan untuk meminimalkan potensi penyimpangan.
Pegawai Bermasalah Bisa Dipindah ke Posisi Non-Strategis
Dalam skema yang disiapkan, pegawai yang dinilai bermasalah atau tidak menunjukkan kinerja optimal berpotensi dipindahkan ke posisi yang lebih terbatas kewenangannya.
“Yang ketahuan main-main akan diputar ke tempat yang lebih sepi,” kata Purbaya menegaskan.
Sebaliknya, pegawai yang memiliki rekam jejak baik akan ditempatkan di posisi yang lebih strategis untuk memperkuat kinerja organisasi.
Bagian dari Reformasi Perpajakan
Langkah rotasi ribuan pegawai ini menjadi bagian dari agenda reformasi di sektor perpajakan yang sedang digencarkan pemerintah. Selain pembenahan sumber daya manusia, pemerintah juga tengah memperkuat sistem digital dan pengawasan internal untuk menutup kebocoran penerimaan negara.
Dengan perombakan besar ini, pemerintah berharap Direktorat Jenderal Pajak dapat bekerja lebih transparan, profesional, dan mampu meningkatkan penerimaan negara secara berkelanjutan. [a46]










Jadilah yang pertama berkomentar di sini