Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Olahraga

Kemenangan Iman Bisa Digagalkan Jika Tidak Berpegang pada Kebenaran

bergumul dalam doa: teladan epafras menurut kolose 4:10–14
Pdt. Dr Gilbert Lumoindong M.Th.

Oleh: Pdt Dr Gilbert Gumiondong, M.Th.

Kemenangan Iman Tidak Otomatis, Harus Dijaga dengan Ketaatan

Advertisement

Kehidupan orang percaya sering digambarkan sebagai sebuah pertandingan iman yang menuntut ketekunan, kesetiaan, dan ketaatan kepada kebenaran. Pesan yang terkandung dalam Kolose 2:16–23 menegaskan bahwa kemenangan rohani bukan sesuatu yang terjadi secara otomatis, melainkan harus dijaga hingga akhir.

Dalam nas tersebut, Rasul Paulus mengingatkan jemaat agar tidak terjebak dalam ajaran yang menyesatkan, aturan-aturan lahiriah, maupun kehidupan yang hanya berpusat pada hal-hal duniawi. Ia menegaskan bahwa kemenangan iman dapat digagalkan apabila seseorang tidak berpegang teguh pada Kristus sebagai kepala.

Pesan ini relevan bagi kehidupan umat Kristen masa kini, di tengah berbagai tantangan moral, sosial, dan spiritual. Banyak orang percaya memulai perjalanan iman dengan semangat, namun tidak sedikit yang akhirnya tersandung oleh kompromi, kepura-puraan, atau godaan dunia.

Baca Juga  Hasil Chelsea vs Manchester United: Matheus Cunha Bungkam Stamford Bridge, Setan Merah Curi Poin Penuh

Empat Penyebab Kemenangan Iman Bisa Gugur

Berdasarkan pemahaman dari Kolose 2:16–23, terdapat beberapa hal yang dapat menggagalkan kemenangan iman:

1. Membiarkan diri terhukum oleh ajaran yang menyesatkan

Ketika seseorang lebih percaya pada tradisi atau aturan manusia daripada kebenaran firman Tuhan, maka arah imannya dapat menyimpang.

2. Menjalani hidup rohani secara pura-pura

Kehidupan yang hanya menampilkan kesalehan di luar, tanpa pertobatan dan perubahan hati, tidak akan menghasilkan kemenangan sejati.

3. Tidak berpegang teguh kepada Kristus

Paulus menegaskan bahwa Kristus adalah kepala. Tanpa hubungan yang hidup dengan-Nya, iman akan mudah goyah.

4. Mengejar kepuasan duniawi

Ketika fokus hidup hanya pada kenikmatan dunia, maka tujuan rohani menjadi kabur dan kemenangan iman dapat hilang.

Baca Juga  Mengerjakan Keselamatan, Panggilan Hidup Orang Percaya di Tengah Tantangan Zaman

Relevansi bagi Kehidupan Bangsa

Di tengah perkembangan zaman, tantangan iman tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam diri manusia. Nilai-nilai materialisme, individualisme, dan gaya hidup instan kerap menjadi penghalang bagi pertumbuhan rohani.

Tokoh-tokoh gereja di berbagai daerah menekankan pentingnya kembali kepada firman Tuhan sebagai dasar kehidupan. Mereka mengingatkan bahwa kemenangan iman bukan hanya soal awal yang baik, tetapi juga ketekunan hingga akhir.

Pesan dari Kolose ini menjadi pengingat bagi umat Kristen di seluruh Indonesia untuk tetap hidup dalam kebenaran, menjauhi kepalsuan, dan menjaga integritas iman di tengah berbagai godaan zaman.

Kemenangan Harus Dipertahankan

Kehidupan iman tidak hanya soal menerima keselamatan, tetapi juga menjaga kehidupan yang berkenan kepada Tuhan. Ketaatan, kerendahan hati, dan kesetiaan menjadi kunci agar kemenangan rohani tidak gugur di tengah perjalanan.

Baca Juga  Makna Ucapan Syukur dan Doa dalam Hidup Kristen Menurut Filipi 1:3–11

“Karena itu, sama seperti kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita, hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia; hendaklah kamu berakar di dalam Dia, dibangun di atas Dia, dan bertambah teguh dalam imanmu.” (Kolose 2:6–7)

Kemenangan sejati bukan hanya diraih di awal, tetapi dipertahankan sampai akhir melalui hidup yang setia pada kebenaran firman Tuhan. (A27)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini