Jakarta, Sinata.id – Memilih asupan makanan yang tepat saat diare tidak hanya membantu meredakan gejala, tetapi juga mencegah tubuh kehilangan cairan dan elektrolit secara berlebihan. Sejumlah bahan pangan yang mudah dicerna dan kaya nutrisi direkomendasikan sebagai alternatif penunjang pemulihan.
Diare menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan elektrolit penting seperti natrium serta kalium dalam jumlah signifikan. Jika tidak diimbangi dengan asupan yang sesuai, kondisi ini dapat memicu dehidrasi, kelemahan fisik, hingga gangguan keseimbangan elektrolit, terutama pada anak-anak dan lanjut usia.
Mengutip dari Natural Remedy Ideas, berikut 9 jenis makanan yang dinilai aman dikonsumsi dan dapat membantu meredakan diare:
1. Pisang
Buah ini mengandung pektin, serat larut yang membantu memadatkan feses dengan menyerap kelebihan cairan di usus. Pisang juga kaya kalium yang berperan menggantikan elektrolit yang hilang. Teksturnya yang lunak memudahkan proses pencernaan.
2. Nasi putih
Sebagai sumber karbohidrat sederhana, nasi putih memiliki kandungan serat rendah sehingga tidak membebani saluran cerna. Pati dalam nasi putih dapat melapisi dinding lambung dan usus, mengurangi risiko iritasi.
3. Roti tawar putih
Roti tawar putih tergolong makanan rendah serat yang aman dikonsumsi saat diare. Proses pemanggangan membuatnya lebih mudah dicerna dan membantu menyerap cairan berlebih di saluran cerna. Roti gandum, roti berbiji, serta tambahan mentega atau selai tinggi gula sebaiknya dihindari.
4. Sup atau kaldu ayam
Kaldu ayam hangat dapat membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang. Kandungan mineralnya turut menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Kaldu rendah lemak dengan kadar garam minimal lebih direkomendasikan.
5. Wortel rebus
Wortel yang dimasak hingga lunak mengandung serat larut yang membantu penyerapan cairan di usus. Vitamin A di dalamnya turut mendukung proses pemulihan tubuh. Wortel rebus dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi sup.
6. Kentang rebus
Kentang tanpa kulit yang direbus merupakan sumber karbohidrat ringan dan mudah dicerna. Kandungan kaliumnya membantu menggantikan elektrolit. Konsumsi kentang sebaiknya tanpa tambahan mentega, santan, atau bumbu tajam.
7. Yogurt tawar
Probiotik dalam yogurt tawar membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik di usus yang terganggu akibat diare. Pilih produk dengan kultur hidup aktif dan tanpa gula tambahan. Yogurt umumnya lebih mudah ditoleransi dibanding susu cair bagi individu dengan sensitivitas laktosa.
8. Telur rebus
Telur rebus menyediakan protein yang mudah dicerna dan mendukung perbaikan jaringan, termasuk saluran cerna. Konsumsi cukup direbus tanpa tambahan minyak atau bumbu berlebihan.
9. Oatmeal
Oatmeal yang dimasak hingga lunak mengandung serat larut beta-glukan yang membentuk tekstur gel di saluran pencernaan, sehingga membantu menyerap kelebihan air. Saat diare, oatmeal direkomendasikan dimasak dengan air, bukan susu, hingga mencapai tekstur sangat lunak. (A58)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini