Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K •DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

2 Bulan Gelap, 11 Desa di Aceh Tengah Masih Tanpa Listrik

2 bulan gelap, 11 desa di aceh tengah masih tanpa listrik
Dua bulan pascabencana, 11 desa di Aceh Tengah masih gelap tanpa listrik. PLN ungkap akses terputus dan petugas harus menyeberang sungai demi memulihkan jaringan. (Kompas.com)

Aceh, Sinata.id – Aceh Tengah masih berkutat dalam gelap. Dua bulan pascabencana banjir dan longsor yang menerjang wilayah itu, aliran listrik belum juga menyala di 11 desa. Warga masih mengandalkan lampu darurat dan genset seadanya, sementara upaya pemulihan berjalan di tengah medan ekstrem.

Hingga Selasa, 3 Februari 2026, belasan desa yang belum tersentuh listrik antara lain Atu Payung, Serule, Delung Sekinel, Jamat, Kute Reje, Reje Payung, Umang, Bintang Pepara, Karang Ampar, Kekuyang, dan Bergang. Wilayah-wilayah ini menjadi potret nyata bagaimana bencana tak hanya merobohkan rumah, tetapi juga memutus denyut kehidupan.

Advertisement

Manajer PLN UP3 Kota Lhokseumawe, Husni, mengungkapkan bahwa pemulihan listrik di Aceh Tengah menghadapi tantangan berat. Kerusakan infrastruktur yang masif membuat proses penyambungan kembali jaringan tak bisa dilakukan secara cepat.

Baca Juga  Tim Gabungan Bea Cukai-Pajak Segel Toko Perhiasan Mewah “Bening Luxury” di Jakarta Utara

“Hambatan terbesarnya adalah akses jalan yang terputus,” ujar Husni, dikutip Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan, banyak tiang listrik roboh, jalur distribusi rusak, dan sejumlah jembatan ambruk setelah bencana besar yang melanda pada 26 November 2025. Kondisi itu memaksa petugas bekerja dengan cara-cara ekstrem.

Beberapa hari lalu, tim PLN berhasil memulihkan jalur listrik di kawasan Jurusan Bergang–Karang Ampar. Namun, perjuangan menuju lokasi bukan tanpa risiko. Para teknisi harus menyeberangi sungai menggunakan sling baja, satu-satunya jalur darurat yang tersisa setelah longsor memutus akses utama.

“Petugas kami terpaksa bergelantungan di atas sungai, membawa material lewat tali sling. Ini satu-satunya cara agar perbaikan bisa dilakukan,” ungkap Husni.

Baca Juga  Tangis Warga Aceh Tamiang Masih Terdengar Karena Kelaparan Pascabanjir

Menurutnya, medan berat membuat pengangkutan peralatan menjadi sangat lambat. Jalan yang ambles dan jembatan yang runtuh membuat kendaraan tak bisa masuk ke desa-desa terdampak.

Meski demikian, PLN memastikan tidak menghentikan upaya. Tim terus bergerak dari satu titik ke titik lain demi mengembalikan penerangan bagi warga.

“Kami berjuang agar saudara-saudara kita di pelosok bisa kembali menikmati listrik secepat mungkin,” kata Husni.

“Mohon doa dan dukungan agar seluruh proses pemulihan ini berjalan lancar,” pungkasnya. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini