Pematangsiantar, Sinata.id – Pemerintah Kota Pematangsiantar tidak akan mentolerir penggunaan trotoar di depan eks Gedung IV Pasar Horas Jalan Merdeka sebagai lapak berjualan.
Sikap tegas itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Junaedi Sitanggang, Jumat 19 Desember 2025 melalui pesan Whatsapp (WA).
“Pemko ga akan mentolerir penggunaan trotoar di depan gedung 4 sbg tempat berdagang,” tandas Junaedi Sitanggang, menyikapi harapan pedagang eks Gedung IV Pasar Horas.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pedagang eks Gedung IV Pasar Horas, P Tarigan meminta Pemko Pematangsiantar dan PD Pasar Horas Jaya agar tidak menjadikan trotoar di Jalan Merdeka sebagai lapak berjualan, lalu “menjualnya” ke pedagang “liar”.
Hal itu diharapkan P Tarigan, Kamis 18 Desember 2025, di sela-sela kesibukan perpindahan pedagang eks Gedung IV Pasar Horas dari pinggir Jalan Merdeka ke balairung yang dibangun Pemko Pematangsiantar di eks Gedung IV Pasar Horas.
Ia berharap demikian, setelah memperhatikan yang sudah terjadi di sekitar Pasar Horas. Seperti trotoar Jalan Merdeka di sebelah Gedung III Pasar Horas yang dijadikan lapak parkir, lalu sebagian berubah menjadi lapak berjualan.
“Itu lah lihat (trotoar Jalan Merdeka sebelah Gedung III Pasar Horas). Itukan trotoar, sudah jadi tempat parkir dan untuk banyak yang berjualan. Yang jualan juga banyak dari dalam (Pasar Horas),” ujarnya di apak berjualannya.
Katanya, masih ada oknum-oknum pegawai PD PHJ yang kerap memberikan lahan parkir untuk dijadikan tempat berjualan. Namun itu, menurutnya tidak gratis. Melainkan, ada transaksi pembayaran kepada oknum pegawai.
“Ada yang tiap bulan dimintai uang, ada juga mingguan. Itu sudah jadi rahasia umum di kalangan pedagang,” tuturnya.
Sementara, Dirut PD PHJ Bolmen Silalahi memastikan, bahwa trotoar di Jalan Merdeka depan Gedung IV tidak akan dijadikan lapak berjualan.
“Sudah dipastikan itu area depan balerong jl merdeka itu tidak digunakan untuk lapak PKL dan pedagang.
Kasihan pkl yg dibelakang kan,” katanya.
Kemudian, dengan menjaga fungsi trotoar, sebut Bolmen, bagian dari menjaga estetika pasar. “Disamping itu juga supaya estetik nya bagus sehingga pengunjung tidak enggan mampir berbelanja,” sebutnya. (*)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini