Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K β€’ 2.6K β€’ 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ FOB PALOPO β€’ DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 – WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
News

“Abangku Kritis, Peluru Masih Menempel di Batok Kepala!” Jerit Adik Korban Penembakan

"abangku kritis, peluru masih menempel di batok kepala!" jerit adik korban penembakan

Simalungun, Sinata.id – Seorang warga, Rudianto(43) kini berjuang antara hidup dan mati di ruang ICU setelah diduga dianiaya dan ditembak oleh penjaga keamanan kebun PTPN IV Kebun Marihat, Rabu (3/12/2025) malam.

Korban mengalami luka tembak di kepala dengan peluru yang masih bersarang dalam batok kepalanya.

Advertisement

Menurut keterangan beberapa warga setempat, korban merupakan warga Huta Marubun 1, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan tanah Jawa, Simalungun.

Korban mengalami luka tembak di kepala dan peluru masih bersarang di kepalanya. Saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Balimbingan.

β€œDia masih dirawat dan masih di ruang ICU. Tak taulah, pihak rumah sakit pun tak mau visum agar kami membuat laporan ke polisi,” ujar Reni adik kandung korban.

Baca Juga  Liverpool Tumbang di Kandang Galatasaray

Dia mengatakan, abangnya masih mau dirujuk ke Rumah Sakit Efarina Kota Siantar untuk penanganan lebih lanjut.

Adik korban mengatakan, pihak keluarga akan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian.

β€œKeluarga pasti akan melaporkannya, kondisi abangku kritis dan kami masih akan melakukan visum untuk membuat pengaduan,” katanya.

Dia menambahkan, peluru menembus kepala bagian belakang bawah tembus ke atas dan pelurunya masih lengket di dalam batok kepala.

Beberapa warga di sekitar lokasi kejadian yang berada di Pondok 8 mengatakan, malam itu kemungkinan mereka mengambil sawit kebon dan ditangkap pihak penjaga keamanan.

β€œDua orang diamankan satu Josua dan Rudianto. Kemudian yang mendapat penganiayaan dan ditembak itu Rudianto yang saat ini masih di rumah sakit,” kata warga.

Baca Juga  IHSG Ditutup Melemah, Panggung Saham Justru Dikuasai UNVR hingga DCII

Sementara itu Pangulu Marubun Jaya Mega Raya Purba yang dikonfirmasi mengatakan, korban yang tertembak itu adalah benar warga Marubun Jaya.

β€œiya benar itu (korban) warga kita dan sedang menjalani perawatan di RS Balimbingan. Namun kejadiannya belum kita ketahui kepastiannya. Kita saat ini mau memastikan warga kita yang tertembak mendapat perawatan medis dengan baik,” katanya.

Sementara N Simanjutak, BKO Keamanan Kebun Marihat yang dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui kronologis kejadian itu.

β€œKurang tau saya kejadiannya. Kronologisnya tidak tahu,” jawabnya singkat. (A1)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini