Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
NewsPematangsiantar

Terkait Dugaan Pemukulan Mahasiswa, Aliansi BSM se-Kota Siantar Kecam BKD

terkait dugaan pemukulan mahasiswa, aliansi bsm se-kota siantar kecam bkd

Pematangsiantar, Sinata.id – Merasa pengaduan tidak ditindaklanjuti, Aliansi BEM/Senat (BSM) se-Kota Pematangsiantar kecam Badan Kehormatan DPRD (BKD) Kota Pematangsiantar.

Demikian siaran pers dari Aliansi BSM se-Kota Pematangsiantar yang dikirim ke Sinata.id melalui pesan Whatsapp (WA) oleh Gideon Surbakti, Jumat 25 April 2025.

Advertisement

Menurut Gideon Surbakti, pengaduan terkait dugaan pemukulan mahasiswa saat aksi unjuk rasa, yang diduga dilakukan Anggota DPRD Pematangsiantar Robin Manurung dari Fraksi Nasdem, tidak ditindaklanjuti BKD.

“Hari demi hari berlarut, namun sampai saat ini belum ada terdengar tindakan yang dilakukan oleh pihak Badan Kehormatan Dewan DPRD Pematangsiantar yang bertugas dan berwewenang untuk mendisiplinkan Anggota DRPD, dan hanya memilih diam dan tak ada sikap tegas,” sebut Gideon.

Baca Juga  Kecelakaan Maut di Simalungun Tewaskan Dua Warga Depok

Bagi Gideon, ia akan terus memperjuangkan kasus dugaan pelanggaran etik Anggota DPRD Pematangsiantar tersebut, meski nantinya harus seorang diri berjuang untuk itu.

“Dan saat ini jika 100 orang diam, 10 orang tak bergerak, hanya ada 1 orang yang akan tetap melawan, itu (adalah) saya,” tandas Gideon.

Lalu, Gideon juga merasa curiga dengan tidak ditindaklanjutinya pengaduan tersebut. “Apakah BKD masih berfungsi dan paham wewenangnya, atau ada sesuatu permainan yang telah dirancang dibalik layar?” tanyanya.

Sementara, Ketua BKD Kota Pematangsiantar Ramses Manurung berkeberatan disebut pengaduan tidak ditindaklanjuti.

Menurut Ramses, pengaduan dugaan pelanggaran etik Anggota DPRD Pematangsiantar sedang berproses. Dimana, hari ini BKD telah melayangkan surat kepada Pimpinan DPRD untuk memanggil pihak-pihak terkait.

Baca Juga  Pematangsiantar Perlu Dihidupkan Kembali Sebagai Kota Pendidikan

“Kenapa dibilang kami tidak menindaklanjuti? Kan kami tindak lanjuti. Kami sudah surati pimpinan agar memanggil pihak terkait,” sebut Ramses.

Ungkap Ramses, adapun pihak yang dipanggil diantaranya, pelapor, mahasiswa, saksi dari Sat Pol PP serta kepolisian yang berada di lokasi saat aksi unjuk rasa dan dugaan pemukulan terjadi.

Selain itu, katanya, Senin depan, BKD akan menggelar rapat internal untuk membahas persoalan dugaan pelanggaran kode etik dimaksud. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini