Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Religi

Digembalakan dan Didewasakan Lewat Pemuridan: Proses Menjadi Laskar Kristus yang Dewasa Rohani

digembalakan dan didewasakan lewat pemuridan: proses menjadi laskar kristus yang dewasa rohani
Pastor Dion Panomban.

Oleh: Pastor Dion Panomban

Saat Teduh Abba Home Family, Jumat 14 November 2025.

Advertisement

Tema hari ini mengajak setiap orang percaya untuk merenungkan pentingnya digembalakan dan didewasakan lewat pemuridan. Sebagai umat Tuhan, kita bukan hanya membutuhkan makanan dan minuman rohani, perhatian, arahan, teguran, serta disiplin dari gembala rohani, tetapi juga harus mau masuk ke dalam proses pendewasaan rohani.

Dalam proses ini, kita diajak untuk siap menerima makanan rohani yang keras, seperti seorang prajurit Kristus yang dilatih dalam “camp militer rohani” untuk menghadapi peperangan rohani. Kita dipanggil bukan hanya untuk menjadi pengikut pasif, tetapi menjadi laskar Kristus yang menolong jiwa-jiwa yang sedang ditawan dan hampir dibinasakan oleh kuasa kegelapan.

Baca Juga  Menjadi Domba yang Dipimpin Sang Gembala Sejati

Proses pemuridan menuntut hati yang rela, tunduk, taat, dan mau berkorban. Hati yang tidak mementingkan diri sendiri, tetapi siap menjalani pembentukan Tuhan demi menggenapi panggilan-Nya. Pertanyaan reflektifnya adalah:
Apakah kita hanya puas untuk digembalakan? Ataukah kita siap dimuridkan dan diperlengkapi untuk melayani serta menggenapi panggilan Allah dalam hidup kita?

Pembacaan Alkitab:
Matius 13:7, 22 (TB)
“Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.
Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.”

Pertanyaan Perenungan:

1. Bagaimana kondisi hatimu saat ini?
2. Seperti apakah hati yang bersemak duri itu? (ay. 7, 22)
3. Adakah semak duri dalam hatimu?
4. Mengapa semak duri dapat menghimpit? (ay. 22)
5. Apa yang paling menghalangi hatimu? (ay. 22)
6. Bagaimana kamu menyelesaikan semak duri dalam hidupmu?

Baca Juga  Makna Salib dalam Kekristenan: Bukti Kasih Yesus yang Terdalam bagi Umat Manusia

Marilah kita membuka hati dan membiarkan Tuhan memurnikan setiap duri yang menghimpit pertumbuhan rohani kita. Jangan biarkan kekhawatiran dunia dan tipu daya kekayaan menghalangi kita untuk berbuah bagi kemuliaan Kristus. Jadilah murid sejati yang bukan hanya digembalakan, tetapi juga didewasakan untuk menjadi laskar Kristus yang siap dipakai Tuhan menaklukkan jiwa-jiwa bagi Kerajaan-Nya.

Selamat Bersaat Teduh – Ps. Dion Ponomban (A27).

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini