Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Religi

Ta

ta oleh ustad tigor harahap "setiap manusia pasti melakukan kesalahan. sebaik-baik pelaku kesalahan adalah yang bertaubat."
Ustad Tigor Harahap

Oleh
Ustad Tigor Harahap

“Setiap manusia pasti melakukan kesalahan. Sebaik-baik pelaku kesalahan adalah yang bertaubat.”

Advertisement

Saat kita mendapati manusia hanya yang baik-baik saja. Tidak ada yang bermaksiat, berbuat zhalim, dan lakukan dosa, semua suci seperti malaikat, maka mungkin kita sedang berada di surga. Bukan di dunia.

Karena kehidupan ini adalah ujian. Akan ada yang lulus dan gagal. Indikatornya sederhana, mana lebih berat antara kebaikan dan keburukan saat mizan, penimbangan.

Sebagai khalifah Allah SWT di bumi, manusia diciptakan paling sempurna. Fi ahsani taqwim. Jasmani dan rohaninya. Diberi akal untuk terus berkembang dan belajar. Dilengkapi perasaan dan emosi. Juga diberi nafsu dan hati. Jadi bisa ke kanan dan ke kiri.

Baca Juga  Pentingnya Pendidikan Anak Menurut Alkitab: Ulangan 6:1-7 Mengingatkan Peran Orang Tua dalam Mengajar Takut Akan Tuhan

Fa alhamaha fujuraha wa taqwaha. Ada perangkat yang menuntunnya berbuat baik, hati.

Namun ia juga miliki potensi berdosa dengan godaan nafsu. Dari luar ada wahyu dan dakwah. Di seberangnya, setan dengan segala tipu daya dan pengikutnya.

Ada pun para nabi, mereka ma’shum, terjaga dari dosa. Tidak masuk dalam pembahasan.

Lalu mengapa nafsu dan setan diciptakan? Itulah ujiannya. Jika tidak ada nafsu dan setan, maka tidak akan ada tantangan. Semua lempang. Bagaimana kita menjalani kehidupan ini dengan meraih sebanyak-banyaknya kebaikan dan menghindari sebisa mungkin perbuatan dosa.

Dengan rahmatNya, Allah SWT memberi kita tuntunan wahyu melalui para rasulNya. Semua panduan hidup ada di situ. Apa yang kita kerjakan, ucapkan, lihat dan dengar, bisa menjadi kebaikan.

Baca Juga  Ketika Tuhan yang Menentukan Langkahmu: Engkau Akan Berhasil

Dan bagaimana bila kesalahan terlanjur dilakukan. Bisakah diperbaiki? Tentu kesempatan selalu terbuka. Berapa pun kesalahan seorang hamba, meski ‘ananassama’, setinggi langit, Allah SWT selalu membuka pintu untuknya.

Pintu itu yang kita sebut dengan “taubat.” Selama benar-benar taubat, mengakui, menyesali, memohon ampun, dan berjanji tidak mengulangi, Allah SWT akan menggugurkan dosa-dosanya. Bersih kembali. Bukan ditebus orang
lain. Bukan pula dengan menyakiti diri sendiri. Tapi dengan taubat nasuha. Diiringi perbuatan baik setelahnya.

Wa atbi’is sayyi’atal hasanata tamhuha. “Dan iringi keburukan dengan kebaikan niscaya (kebaikan) akan menghapus keburukan.”

Kecuali dosa yang berhubungan dengan hak orang lain. Maka ada tambahan syarat taubat diterima, yakni mengembalikan hak orang tersebut. Nangis boleh, hutang tetap dibayar. Minta maaf jadi keharusan. Bila tidak, urusan akan lanjut sampai persidangan akhirat.

Baca Juga  Belajar Bersukacita di Tengah Dukacita dalam Iman Kristen

Mungkin dua titik pada huruf “ta” telah mewakili dua sisi jiwa manusia. Ada kebaikan dan keburukan. Mengingatkan kita agar tidak merasa selalu benar dan suci.

Justru, harus berani mengakui kesalahan. Melihat ke dalam untuk muhasabah diri. Sebab sudah menjadi kodrat manusia bisa salah. Dan bagian dari rahmat Allah SWT selalu membuka pintu taubatnya.

Mari kita kembali ke huruf “ta,” taubat. Nastaghfirullah min jami’idzzunubi wa natubu ilaih. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini