Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

24 April Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Lengkap Momen Nasional dan Internasional

24 april memperingati hari apa? ini daftar lengkap momen nasional dan internasional
Ilustrasi Bus Damri. (damri)

Pematangsiantar, Sinata.id – Tanggal 24 April 2026 jatuh pada hari Jumat dan diperingati sebagai sejumlah momen penting, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Berbagai peringatan ini memiliki nilai sejarah serta makna yang relevan hingga saat ini.

Advertisement

Salah satu peringatan yang dikenal di Indonesia adalah Hari Angkutan Nasional, yang menjadi momentum refleksi atas perkembangan transportasi umum dari masa ke masa. Selain itu, terdapat pula peringatan global seperti Hari Internasional Multilateralisme dan Diplomasi untuk Perdamaian.

Hari Angkutan Nasional

Setiap 24 April diperingati sebagai Hari Angkutan Nasional. Peringatan ini berkaitan erat dengan sejarah panjang transportasi darat di Indonesia, khususnya melalui keberadaan DAMRI.

Baca Juga  Manchester City Pesta Gol, Guardiola Rayakan Kemenangan ke-1000 di Etihad

Cikal bakal DAMRI telah ada sejak masa pendudukan Jepang pada tahun 1943. Saat itu, terdapat dua layanan angkutan, yakni Jawa Unyu Zigyosha yang melayani angkutan barang, serta Zidosha Sokyoku untuk angkutan penumpang.

Setelah Indonesia merdeka, kedua layanan tersebut diubah menjadi Djawatan Pengangkoetan dan Djawatan Angkutan Darat. Pada tahun 1946, keduanya kemudian digabung menjadi Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) melalui Maklumat Menteri Perhubungan RI No.01/DAM/46.

Seiring perkembangan zaman, transportasi nasional terus mengalami transformasi, mulai dari bus, kereta api, hingga layanan berbasis digital.

Hari Internasional Multilateralisme dan Diplomasi untuk Perdamaian

Selain peringatan nasional, tanggal 24 April juga diperingati secara global sebagai Hari Internasional Multilateralisme dan Diplomasi untuk Perdamaian.

Baca Juga  Liga Italia: Napoli Perkasa di Puncak, Milan Tersendat di Kandang Atalanta

Peringatan ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2018 melalui resolusi A/RES/73/127. Tujuannya adalah memperkuat komitmen negara-negara dalam menjaga perdamaian dunia melalui kerja sama internasional.

Multilateralisme sendiri merupakan konsep kerja sama antara beberapa negara untuk mencapai tujuan bersama, yang diwujudkan melalui berbagai organisasi internasional.

Daftar Peringatan Lain pada 24 April

Selain dua peringatan utama tersebut, terdapat sejumlah momen penting lainnya yang diperingati pada tanggal 24 April, di antaranya:

Hari Solidaritas Asia-Afrika
Berkaitan dengan berakhirnya Konferensi Asia Afrika pada 24 April 1955 di Bandung yang menghasilkan Dasasila Bandung.

Hari Daftar Keinginan Nasional (National Bucket List Day)
Mendorong masyarakat untuk menyusun dan mewujudkan impian hidup.

Baca Juga  Penangkaran Burung Walet di Kelurahan Melayu Membuat Warga Siantar Resah

Hari Pigs in a Blanket Nasional
Perayaan kuliner populer di Amerika Serikat.

Hari Peringatan Genosida Armenia
Untuk mengenang sekitar 1,5 juta korban genosida pada tahun 1915.

Hari Nasional Panchayati Raj (India)
Menandai penguatan sistem pemerintahan desa di India.

Berbagai peringatan pada 24 April menunjukkan bahwa setiap tanggal memiliki nilai sejarah dan makna tersendiri. Momen-momen ini menjadi pengingat pentingnya refleksi, baik dalam konteks nasional maupun global, untuk membangun masa depan yang lebih baik. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini