Sulsel, Sinata.id – Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT resmi menuntaskan pencarian seluruh korban pada hari ketujuh, Jumat (23/1/2026).
Tim SAR gabungan berhasil menemukan 10 korban yang terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Hingga hari terakhir operasi, data identifikasi menunjukkan baru 2 jenazah yang telah teridentifikasi oleh tim DVI Polri, yakni pramugari Florencia Lolita Wibisono dan pegawai KKP Deden Maulana.
Sementara itu, 8 jenazah lainnya masih dalam proses evakuasi dan identifikasi lebih lanjut.
Penemuan sisa korban pada hari ketujuh dilaporkan terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan.
“Alhamdulillah paket 9 pukul 08.55 Wita ditemukan dan tetap dilakukan sesuai rencana operasi tadi malam. Sembari kita mengupayakan untuk evakuasi, kami juga tetap melaksanakan yang utama dalam operasi yaitu mencari (korban),” ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, di Posko Operasi SAR Desa Tompo Bulu.
Meskipun seluruh korban telah ditemukan, proses pemindahan jenazah dari puncak gunung masih menyisakan 5 paket kantong jenazah yang sedang diupayakan melalui jalur udara.
Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, menjelaskan bahwa keberhasilan pencarian di hari ketujuh ini menggunakan sandi operasi ‘sapu bersih’.
“Alhamdulillah hari ketujuh kita bisa temukan seluruhnya, baik benda penting yang di pesawat maupun seluruh korban, dan tepat dengan sandi hari ini kita gunakan ‘sapu bersih’, Allah meridhai sandi tersebut,” kata Dody.
Ia menambahkan bahwa kelancaran evakuasi sisa kantong jenazah sangat bergantung pada kondisi cuaca.
“Kita tunggu 3 yang belum kemarin dan 2 paket masih proses untuk didekatkan titik penjemputan heli. Kita berdoa bersama saat ini masih terang, mudah-mudahan angin juga tidak kencang,” paparnya.
Operasi selama satu pekan ini melibatkan kolaborasi masif dari TNI, Polri, Basarnas, Damkar, pihak swasta (Tonasa dan Vale), hingga masyarakat desa setempat yang membantu logistik.
Dody menutup laporannya dengan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini. “Sekali lagi terima kasih seluruh warga Indonesia, sama-sama kita semua, kami bangga, kami setia, kami hormat. Ewako!” tegasnya. (A58)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini